Pada tanggal 28 November 2025 yang lalu, telah dilaksanakan peresmian Klinik Sumba Medika, yang ditandai dengan pemotongan pita oleh pendiri Klinik Ir. Fransiskus Indra Purba, Direktur Klinik dr. Stefanus Raditya Purba, BMedSc, MARS, MM., dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (mewakili Bupati Sumba Timur) Yulius Ngenju ST.

Acara peresmian klinik diawali dengan misa kudus dan pemberkatan klinik yang dipimpin oleh pastor Gereja Katolik Waingapu.

Hadir pada saat peresmian, sejumlah pejabat, diantaranya dari Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perijinan (DPMPTSP), sejumlah tokoh adat dan masyarakat, tamu undangan dari Jakarta, para dokter dan tenaga kesehatan, juga para relawan dari berbagai komunitas dan organisasi, serta masyarakat sekitar klinik.

Direktur Klinik Sumba Medika, dr. Stefanus Raditya Purba, BMedSc, MARS, MM, mengatakan  pendirian klinik dilandasi keinginan dirinya dan keluarga untuk menyediakan akses kesehatan bagi masyarakat. Ia menjelaskan, keputusan membuka klinik di Waingapu, bukan tanpa alasan. Namun pengalaman lah yang memberanikan dia memilih kota ini sebagai lokasi pengabdian. Manajemen klinik berkomitmen untuk mendekatkan pelayanan kesehatmm bagi masyarakat Sumba Timur, dengan pelayanan cepat, oleh staf yang responsif dan siap melayani.

Sementara itu pendiri klinik, Ir. Fransiskus Indra Purba menegaskan, pendirian klinik ini menjadi bagian dari pelayanan bagi sesama. “Kami bangun untuk kemuliaan Tuhan, untuk melayani dan menjadi saluran berkat”, ungkapnya. Ke depan, kata dia, klinik ini juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas komunitas yang peduli akan kesehatan di Sumba Timur

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Daerah Sumba Timur, Yulius Ngenju ST, mewakili Bupati Sumba Timur, memberikan apresiasi atas berdirinya klinik ini. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap klinik ini memberikan pelayanan yang professional, ramah dan cepat.

“Kami berharap klinik ini semakin mendekatkan pelayanan bagi keluarga, bagi masyarakat baik di kota maupun di desa”, ungkapnya.

WA
Translate »